Sedikit kisah penggalan pengalamanku di masa smp.
Tentang matematika
saat kaki mengijak bangku sekolahku di smp 3 maliku dulu, mimpi untuk menjadi murid terbaik itu adalah impianku.
Tapi sayang sekeras apapun usahaku paling banter tu nyampe di peringkat 3 selama di sekolah.
Tapi ada satu kisah yg setidaknya bisa membuat aku bangga pada diriku sendiri.
Di saat itu aku masih kelas satu.
Dan perlu di ketahui aku termasuk orang yg paling suka pelajaran matematika.
Disaat banyak teman2 membenci pelajaran itu justru aku sangat antusias menikmatinya.
Selama aku sekolah guru mata pelajaran matematika berbeda untuk setiap jenjang sekolah.
Dan ketika itu guru matematikaku merangkap sebagai guru fisika.
Dia masih muda, memiliki istri beranak satu.
Kisah unik sekaligus membuatku heran hingga saat ini adalah ketika kita sebagai murid sedang memperdalami tentang persen,diskon,brutu,tara dan neto.
Setidaknya bagiku pelajaran itu sudah ku kuasai sejak kelas 5 sd.
Awalnya biasa2 saja ketika pelajaran di mulai.
Keherananku terjadi ketika kita mendapatkan tugas pr.
Pelajaran matematika di sekolahku itu seminggu dua kali pelajaran.
Dan guruku itu memberi tugas pr di hari senin yg akan di nilai di hari jumat minggu itu juga.
Yg membuat aku sakit hati adalah di saat aku berusaha memecahkan cara supaya tugas itu mendapat nilai akhir BENAR
Aku dulu adalah seorang pengembala, waktu aku membantu orang tua mengembala itulah sambil bekerja juga sambil berfikir memecahkan cara itu.
Hingga aku temukan cara dari salahsatu tugas yg menurutku adalah tugas ya paling intinya.
Dan banar ketika jumat datang guruku menyuruh ketua kelas yg juga sekaligus bintangnya kelas meminta agar pr di kumpulkan di meja guruku.
Dan guruku pun membagikan kembali kepada murid secara acak untuk memulai pembahasan lebih lanjut.
Tugas PR waktu itu sekitar 10 soal.
dan dari pr yg sejenis 3 ruangan dari satu tingkat adalah kelasku yg pertama mendapatkan tugas.
Dan dari sekian murid aku itu bukan tipe murid yg suka nyontek. Tapi termasuk murid yg ngasih contek.
Dan perlu juga tak kasih tau bintangnya kelas dari bintang ★ bintang ★★ hingga bintang ★★★ tu nyontek juga, tentunya untuk pelajaran yg di bahas ketika itu saja. Itupun untuk soal yg bagiku paling sulit dan inti dari semua soal yg ada.
Tapiiiiiii......
Tau ga sih, kalau dulu sudah ada lagu "sakitnya tu di sini" pasti aku langsung nyanyi tu di depan kelas.
Soalnya apa, sangking sakit hatinya aku tu guru sama murid2 yg lain tak anggep manusia manusia bodoh yg dekat2 dengan saya ( tapi engga saya ungkapin sih, cuma dalam hati)
Soalnya gini guruku aja fisika yg pelajaranya pake sistem logika aja menguasai masa pelajaran matematika seperti itu tidak menguasai, di tambah lagi temenku yg bintang ★ tu jebolan sekolah dasat di kota yg cukup ternama untuk domisiliku, yg bintang ★★ tu bintanya di SDnya. Na kalo yg bintang ★★★ tu anak guru di smpku sekaligus juga bintang di sekolah dasarnya.
Kalau aku sendiri.....?
Ya tak akui juga kalau aku juga termasuk bintang di sd aku sekolah.
Tapi tau ga sih?
Ga tau ya?
Na tak kasih tau kalu gitu, di semester 1 pas pembagian raport tu aku dapet bintang 4(ga pake ★ malu) temen2 yg dapat bintang kebih banyak dari aku( maksutya masih di bawah aku gitu loooohhhh) tu masih ada yg jadi bintanya juga di SDnya. Ya cuma beda ke beruntungan di semester pertama.
Kembali ke sakitnya tu di sini ya...
Dan pas guruku mulai meminta salah satu muritnya yg merasa mampu untuk mengerjakan soal pertama, maka majulah temenku dari belakang, (engga dapat bintang ya).
Dan tau engga kalau temenku itu masuk tipe oenyontek lho, tapi naasnya karena isi jawabanku dari awal sebelum pelajaran di mulai itu sudah tidak sama dengan 3 bintang di kelasku jadi otomatis itu temenkupun tidak nyontek ke aku. Maka otomatis soal yg pertama milikupun di salahkan.
Hingga soal kedua, tiga, empat hingga kelima.
dan untuk soal yg ke enam inilah yg menjadikan aku yakin seyakin2nya kalau guruku sama temen2ku seperti yg ada di fikiranku di atas tadi.
Karena soal yg ke enam ini adalah soal yg paling sulit tadi itomatis tu satu kelas ga ada yg bisa jelasin hasil jawabanya.
Lho kok bisa....?
Ya kan mereka udah duluan pada nyontek ke aku(sambil sedikit sombong) jadi pada ga bisa jelasin.
Maka majulah aku mengerjakan soal yg ke enam itu.
Bim salabim tara...............
Benar dugaanku, tidak sia2 mikir sambil mengembala dalam hatiku, ku kerjakan dengan dengan mulus.
Dan pak guruku pun membenarkan jawaban untuk jawaban soal ke enem yg ku kerjakan itu.
Dan tentu otomatis membuat aku tambah sakit hati karena jawaban dari soal2 sebelumnya tetap di salahkan, walau aku sudah membela dengan bukti2 yg aku terapkan dari jawaban soalku yg ke enam tadi. Hingga soal yg terakhir yaitu soal ke sepuluh pr aku cuma betul 1, hingga saat akan memberikan nilai di tugas pr aku selalu memberi pembelaan untuk jawabanku, tapi tetap sang guru tetap menganggap jawabanku salah.
Pengen tau soalnya??
Tak kasih tau ya, tapi saya tidak ingat betul, hanya ingat inti soalnya saja.
Tapi tak kasih persamaanya saja ya.
SOAL
1.ada sebuah baju di apotik dengan harga 50 ribu, si penjual memberi diskon 20%. Berapa harga baju itu? Jawabanku 40 ribu, jawaban temen2ku yg di benarkan guruku adalah 10 ribu.
2.ibu membeli kacang di toples dengan berat 1000 gram.
Ibu mau membikin kue, dan ibu menimbang semua kacang yg ada di dalam toples dengan berat 7,2 onc.
Berapa bruto ibu ketika beli kacang????
Hayooooo berapa????
Ya kan jawabanya sudah ada tu, aku jawabnya 1 kilo gram. Temen2 jawabnya 280 gram
3. 100-70% ada berapa? Tunjukan caranya?
Gue 70% dari seratus adalah 100-70/100=70
Jadi 100-70%=30
Temen gue 100-70% adalah 100-70/100=70 jawabanya 70
4.lupa
5.lupa
nah ini dia yg di tunggu
6.ibu beli jimat seberat 200gr, dan ketika di jual kembali cuma ada 160gr, berapa persen yg hilang dan tunjukan caranya?
Hayooo tau ga??
Perlu di ketahui ya rumus yg sejenis tu ga ada di buku mata pelajaran matematika, dari buku yg ku pegang waktu itu hingga buku Kelas 1 yg pernah di pegang pamanku yg sudah sma kelas 1 waktu itu.
berarti 4 tahun tu rumusnya tetap ga ada, tapi soalnya ada.
Jawabanku apa
gini....
1%nya 200gr itu 200gr/100=2gr
jadi 200-160=40gr/2gr=20%
Temenku sebekum nyontek ni...
200/100-160/100=40/100=40%
Yang ke 7 sampe ke 10 tu masih mudah kaya yg soal 1 sampe 5 ya
Sebel ga sih...
Hadeehhhhhhhh capek ah.